Batching Plant

Mar - 07
2019
Batching Plant

Batching Plant

Apa itu Batching Plant Beton Cor?

Batching Plant lebih dikenal sebagai pabrik tempat pengolahan beton, yang semua peralatannya di desain khusus untuk mencampur atau mengkombinasikan bahan-bahan material untuk membentuk sebuah beton. Bahan-bahan yang di pakai meliputi campuran air, pasir, agregat (batuan, kerikil, dll.), fly ash, silica fume, terak (ampas leburan logam, timah dan sebagainya), dan semen.

Manfaat dan kegunaan batching plant dimaksudkan untuk memproduksi material beton cor dengan kapasitas yang besar dan kecepatan produksi yang tinggi, namun tetap terjamin kualitas mutu dan campuran agregatnya (homogen).

Peralatan dan Suku Cadang Batching Plant

Batching Plant memiliki berbagai suku cadang, seperti :

  • Mixer (baik tilt drum atau horizontal)
  • Cement batcher
  • Agregat batcher
  • Conveyor
  • Radial stackers
  • Aggregate bins
  • Cement bins
  • Heaters, Pemanas
  • Chillers, Pendingin
  • Cement silos
  • Batch plant controls
  • Dust collectors

Inti dari Batching Plant Beton adalah mixer, dan ada banyak jenis mixer dan peralatan seperti :

Twin Saft Mixer adalah mesin pengaduk yang dapat memastikan campuran beton dengan stabil karena mempunyai penggunaan motor tenaga kuda yang tinggi. Tipe ini lebih umum digunakan hampir setiap batching plant di Eropa.

Mixer tilt adalah mesin pengaduk yang menawarkan campuran adukan yang konsisten dengan tenaga kerja dan biaya perawatan yang jauh lebih sedikit. Di Amerika Utara, tipe mixer ini mendominasi setiap batching plant disana.

Mixer Pan atau Planetary alat pengaduk yang lebih sering digunakan untuk Wet Mix Plant.

Cement Silo berfungsi untuk tempat penyimpanan semen dan menjaga dari penyusutan kualitasnya. Biasanya 1 atau 2 kompartemen, namun kadang-kadang sampai 4 kompartemen dalam satu silo.

Conveyor biasanya antara lebar 24-48 inci dan membawa agregat dari gerbong tanah (bin) ke penyimpanan agregat (storage bin), dan juga dari batch agregat ke saluran muatan dan mesin pengaduk.
Agregat bins memiliki 2 sampai 6 kompartemen untuk penyimpanan berbagai ukuran pasir dan agregat (batuan, kerikil, dll.

Proses Pengolahan Beton di Batching Plant

Proses Pengolahan Batching Plant Beton

Proses dan Pengolahan beton di Batching Plant berbeda-beda tergantung pada tempat, kebutuhan, daerah, kondisi lokasi pengolahan itu sendiri. Pada umumnya menggunakan wet mix plant sebagai standarisasi batching plant pengolahan beton. Langsung saja kita rincikan proses dan pengolahannya.

Aggregate Feeding System

Agregat Feeding System memasok semua bahan material dari bin dan agregat bin. Tempat pengumpulan material kasar dan halus yang berasal dari pengumpulan di base camp dibantu dengan wheel loader yang kemudian untuk diangkat ke tempat pemisahan agregat kasar, menengah, pasir dan glide ash.

Vibrating Screen

Vibrating Screen siap untuk menyeleksi dan menghilangkan material kasar yang berlebihan atau berukuran besar yang sudah dikumpulkan.

Conveyor

Dibawa oleh conveyor yang berfungsi sebagai pengangkut bahan material yang telah tersistem dari agregat feeding system.

Pugmill Mixer Beton

Hasil dari penyeleksian material kemudian dibawa dengan conveyor ke Pugmill Mixing. Unit pencampur ini ditempatkan di atas struktur tanah yang kuat agar stabilisasi pengadukan dapat berjalan dengan baik.

Cement Silo

Saat material bergerak masuk langsung disemprot dan dicampur dengan air dari pipa yang berasal dari Water Tank. Jika terdapat fasilitas untuk menambahkan semen, semen akan langsung ditambahkan ke dalam mixer dengan screw conveyor dari Cement Silo yang digerakkan dengan kecepatan yang variabel.

Cabin Control Panel and Water Tank

Dikontrol dan diawasi dengan mesin pengontrolan yang dilengkapi dan modern di di Control Cabin Unit. Untuk kenyamanan sepenuhnya kepada operator kabin harus ditempatkan di lokasi yang strategis sehingga pandangan meluas ke seluruh area batching plant.

Storage Silo Concrete Beton Cor

Conveyor membawa kembali material hasil dari pencampuran ke Wet Mix Storege Silo yang bisa menampung berat beton hingga 25 ton lebih untuk menunggu truk mixer yang membawa hasil campuran beton jayamix cair ke lokasi proyek pembangunan.

3 Jenis Batching Plant

Pabrik Beton Ready Mix

Ada tiga jenis batching plant beton yang sering dipakai untuk keperluan pembangunan beton di Indonesia, yaitu :

Dry Mix Plants

Dry Mix Plants bisa juga dikenal sebagai Transit Mix Plants, menimbang pasir, kerikil dan semen dengan skala digital atau manual. Semua bahan kemudian dipindahkan ke saluran yang menuju truk molen (Mixer Truck).

Sementara itu, air ditimbang atau diukur secara volumetrik dan dilepaskan melalui saluran pengisian yang sama ke dalam truk molen (Mixer Truck). Bahan ini kemudian dicampur minimal 70 sampai 100 putaran selama perjalanan menuju lokasi proyek.

Wet Mix Plants

Wet Mix Plants , menggabungkan beberapa atau semua bahan seperti Dry Mix Plants tadi (termasuk air) di lokasi sentral menjadi Mixer Beton. Bahan dan air dicampur pada Mixer Pan hingga mencapai Slump lalu di pindahkan menuju truk molen (Mixer Truck).

Jenis Wet Mix bisa mengaduk untuk beton slump rendah atau rigid yang sudah siap, jadi bisa diantar dengan keadaan mobil bak terbuka sekalipun.

Jadi perbedaan antara WET dan DRY adalah pada sistem pengadukan saja, Wet Mix di aduk mengggunakan PAN MIXER – selesai di tempat – lalu diantar. Sedangkan Dry Mix di aduk menggunakan truk molen sambil di antar – selesai di lokasi proyek pembangunan (tergantung jaraknya).

Wet Mix dapat menawarkan campuran di mixer pan yang lebih konsisten dalam waktu yang lebih singkat umumnya hanya 5 menit. Sedangkan Dry Mix terkadang meleset dari standar karena sistem pengadukannya berpengaruh dengan kondisi mesin truk molen, lalu lintas, dll.

Dengan pencampuran bahan di lokasi sentral, semua proses pencampuran bahan dalam kontrol pengawasan kualitas dan standarisasi batching plant. Tetapi dalam kondisi tertentu bisa saja batching plant dapat menggabungkan karakteristik Dry Mix dan Wet Mix secara bersamaan biasanya untuk meningkatkan produksi, waktu dan jangkauan wilayah tertentu.

Batching Plant Mobile

Batching Plant Mobile
Ada berbagai macam jenis Batching Plant mulai dari portable, stasioner, atau semi portable. Desain Baching Plant pada umumunya mobile, namun belum tentu mudah dipasang atau di bongkar kembali.
Batching Plant Mobile biasanya hanya ada satu unit, terdiri dari Cement Silo, Aggregate Bins, Conveyer, Agregate and Cement Batcher, namun tergantung pada kapasitas produksi dengan waktu dan kualitas yang lebih tinggi, mungkin akan memerlukan banyak unit untuk satu Batching Plant.

Biasanya, Batching Plant yang mobile dapat dibongkar dan dipasang kembali dalam beberapa hari saja. Maka dari itu, banyak sekali Batching Plant yang berdiri di beberapa daerah atau kota-kota pembangunan yang pesat. Bahkan di tempat lokasi konstruksi atau proyek yang sedang di bangun. Biasanya sedang mendirikan apartemen, mall dan jenis kontruksi yang besar untuk mengurangi waktu dan biaya transportasi.

Bathing Plant Mobile, yang juga dikenal sebagai pabrik beton portabel adalah peralatan yang sangat produktif, handal dan hemat biaya untuk menghasilkan pabrik beton. Hal ini memudahkan bagi pemilik untuk membuat pabrik beton pada lokasi yang cukup strategis. Batching Plant Portabel adalah pilihan terbaik untuk proyek yang lokasinya bersifat sementara.

Otomatis dan Pengontrolan

Baching Plant yang modern menggunakan kontrol bantuan (assist control) dengan sistem komputer untuk membantu takaran dan campuran dengan cepat dan akurat. Karena hasil beton yang bagus sangat bergantung pada pengukuran air dan agregat untuk mencapai akurasi slump.

Sistemnya sering menggunakan timbangan digital dan menganalisa uap air untuk mengukur kadar saat memasuki batch agregat dengan menggunakan sistem yang otomatis agar bisa lebih akurat.

Banyak produsen menemukan uap air bekerja dengan baik hanya di pasir saja, dengan tambahan hasil marjinal pada agregat yang berukuran lebih besar. Variasi material, cuaca, kelembaban, mekanisme, dan tenaga kerja yang ahli menyebabkan otomatisasi kontrol menjadi lebih akurat untuk kualitas beton yang di pesan.

Baca Artikel Lainnya

 

Ringkasan
3 Tipe Batching Plant Beserta Alat dan Tahap Pengolahan
Judul Artikel
3 Tipe Batching Plant Beserta Alat dan Tahap Pengolahan
Deskripsi
Apa itu Batching Plant? berikut penjelasan alat dan tahap pengolahannya. Ada 3 tipe Batching Plant Beton Cor yang paling sering digunakan untuk Pengecoran.
Penulis
Penerbit
Prima Ready Mix
Logo Penerbit

2 Replies to “Batching Plant”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk negosiasi harga dan peninjauan lokasi proyek.

WhatsApp & HP Marketing